Kamis, 16 Mei 2013

Peran Guru BK dalam Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling

Diposkan oleh feptiwol epty di 04.52
Peran Guru BK dalam Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konsaeling Peserta Didik SMA Negeri 1 Gunung Tuleh 2010 / 2011. Penelitian ini diharapkandapat menambah wacana bagi para guru-guru, khususnya guru BK dalam melihat fenomena-fenomena sosial anak didik, memberikan masukan penting kepada seluruh pihak sekolah bahwa bimbingan dan konseling tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak ada kerja sama yang baik dengan semua pihak sekolah, menambah wawasan pengembangan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling di sekolah. Adapun rumusan masalah yang diajukan adalah bagaimanakah pelaksanaan program bimbingan dan konseling peserta didik SMA Negeri 1 Gunung Tuleh 2010 / 2011 ? dan bagaimanakah peran guru BK dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling peserta didik SMA Negeri 1 Gunung Tuleh 2010 / 2011 ? Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian kualitatif. Sedangkan batasan ruang lingkup penelitian ini adalah hanya sebatas pada pelaksanaan program bimbingan dan konseling serta peran guru BK dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Gunung Tuleh 2010 / 2011. Jadi penentuan populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru BK di SMA Negeri 1 Gunung Tuleh 2010 / 2011 yang berjumlah 10 orang. Sedangkan sampelnya adalah semua guru BK sebanyak 10 orang. Sedangkan metodologi pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dalam dua tahap yaitu : tahap pertama adalah tahap persiapan atau pra penelitian dan sering juga disebut sebagai tahap observasi awal. Tahap ini meliputi pembuatan rancangan penelitian, pemilihan dan penyusunan instrument (alat penelitian), konsultasi dengan pihak yang berkompeten, mengurus surat ijin penelitian dan pemilihan informan. Tahap Kedua adalah pengumpulan data dengan menggunakan teknik pengumpulan data lapangan sebagai berikut :teknik intervieu, teknik angket, teknik observasi, teknik dokumentasi. Karena jenis data yang disajikan peneliti adalah data kualitatif, maka analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif. Adapun kesimpulan yang dapat dikemukakan adalah bahwa pelaksanaan program bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Gunung Tuleh 2010 / 2010 sudah berjalan dengan baik. Pelaksanaan program bimbingan dan konseling tersebut mencakup tujuh bentuk layanan yaitu : layanan orientasi, layanan Informasi, layanan penempatan dan penyaluran, layanan pembelajaran, layanan konseling pribadi, layanan bimbingan kelompok dan layanan konseling kelompok. Selain juga melaksanakan kegiatan pendukung yaitu pengumpulan data, kunjungan rumah, konferensi kasus, alih tangan dan penilaian dan tindak lanjut. Sedangkan peran guru BK dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Gunung Tuleh adalah ikut membantu melaksanakan tujuh bentuk layanan dalam BK dengan berperan sebagai pendidik dan pengajar, pembimbing, penasehat, teladan, memberikan motivasi dan koreksi dalam membantu menyelesaikan permasalahan peserta didik di SMA Negeri 1 Gunung Tuleh 2010 / 2011. Juga ikut serta dalam melaksanakan kegiatan pendukung untuk mempermudah pelaksanaan bimbingan dan konseling peserta didik di SMA Negeri 1 Gunung Tuleh. Struktur Pelayanan Bimbingan dan Konseling Pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah/madrasah merupakan usaha membantu peserta didik dalam pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kegiatan belajar, serta perencanaan dan pengembangan karir. Pelayanan Bimbingan dan Konseling memfasilitasi pengembangan peserta didik, secara individual, kelompok dan atau klasikal, sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, perkembangan, kondisi, serta peluang-peluang yang dimiliki. Pelayanan ini juga membantu mengatasi kelemahan dan hambatan serta masalah yang dihadapi peserta didik. A. Pengertian Bimbingan dan Konseling Bimbingan dan Konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok, agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kemampuan belajar, dan perencanaan karir, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung,berdasarkan norma-norma yang berlaku. B. Paradigma, Visi, dan Misi 1. Paradigma Paradigma Bimbingan dan Konseling adalah pelayanan bantuan psiko-pendidikan dalam bingkai budaya. Artinya, pelayanan Bimbingan dan Konseling berdasarkan kaidah-kaidah keilmuan dan teknologi pendidikan serta psikologi yang dikemas dalam kaji-terapan pelayanan Bimbingan dan Konseling yang diwarnai oleh budaya lingkungan peserta didik. 2. Visi Visi pelayanan Bimbingan dan Konseling adalah terwujudnya kehidupan kemanusiaan yang membahagiakan melalui tersedianya pelayanan bantuan dalam pemberian dukungan perkembangan dan pengentasan masalah agar peserta didik berkembang secara optimal, mandiri dan bahagia. 3. Misi Misi pendidikan, yaitu memfasilitasi pengembangan peserta didik melalui pembentukan perilaku efektif-normatif dalam kehidupan keseharian dan masa depan. Misi pengembangan, yaitu memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensi peserta didik di dalam lingkungan sekolah/ madrasah, keluarga dan masyarakat. Misi pengentasan masalah, yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didik mengacu pada kehidupan efektif sehari-hari. C. Bidang Pelayanan Bimbingan dan Konseling Pengembangan kehidupan pribadi, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai, dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik. Pengembangan kehidupan sosial, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan social yang sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga, dan warga lingkungan sosial yang lebih luas.Pengembangan kemampuan belajar, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri. Pengembangan karir, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karir. D. Fungsi Bimbingan dan Konseling Pemahaman, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya. Pencegahan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya.Pengentasan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya. Pemeliharaan dan pengembangan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuh-kembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya.Advokasi, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian. E. Prinsip dan Asas Bimbingan dan Konseling Prinsip-prinsip Bimbingan dan Konseling berkenaan dengan sasaran layanan, permasalahan yang dialami peserta didik, program pelayanan, serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan.Asas-asas Bimbingan dan Konseling meliputi asas kerahasiaan, kesukarelaan,keterbukaan, kegiatan, kemandirian, kekinian, kedinamisan, keterpaduan, kenormatifan,keahlian, alih tangan kasus, dan tut wuri handayani. F. Jenis Layanan Bimbingan dan Konseling Orientasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru, terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari, untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru.Informasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar, karir/jabatan, dan pendidikan lanjutan. Penempatan dan Penyaluran, yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program latihan, magang, dan kegiatan ekstra kurikuler. Penguasaan Konten, yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu, terumata kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Bimbingan dan Konseling Perorangan, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya.Bimbingan Kelompok, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalampengembangan pribadi, kemampuan hubungan sosial, kegiatan belajar, karir/jabatan, dan pengambilan keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok.Bimbingan dan Konseling Kelompok, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok.Konsultasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik.Mediasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antar mereka. G. Kegiatan Pendukung Aplikasi Instrumentasi, yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya, melalui aplikasi berbagai instrumen, baik tes maupun non-tes. Himpunan Data, yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik, yang diselenggarakan secara berkelanjutan, sistematis, komprehensif,terpadu, dan bersifat rahasia.Konferensi Kasus, yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalampertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data,kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik, yang bersifat terbatas dan tertutup. Kunjungan Rumah, yaitu kegiatan memperoleh data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya.Tampilan Kepustakaan, yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan sosial,kegiatan belajar, dan karir/jabatan.Alih Tangan Kasus, yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya. H. Format Kegiatan Individual, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayani peserta didik secara perorangan.Kelompok, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok. Klasikal, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas. Lapangan, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan. Pendekatan Khusus, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayani kepentingan peserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapat memberikan kemudahan. I. Program Pelayanan 1. Jenis Program Program Tahunan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah/madrasah. Program Semesteran, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan. Program Bulanan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran. Program Mingguan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan. Program Harian, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. 2. Penyusunan Program Program pelayanan Bimbingan dan Konseling disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik (need assessment) yang diperoleh melalui aplikasi instrumentasi. Substansi program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi keempat bidang, jenis layanan dan kegiatan pendukung, format kegiatan, sasaran pelayanan, dan volume/beban tugas konselor. Read more: http://badry7.blogspot.com/2013/04/makalah-peran-guru-bk-dalam-pelaksanaan.html#ixzz2TSJK4QpT

2 komentar:

cici siswanti on 16 Mei 2013 05.30 mengatakan...

bermanfaat

Loudy ody on 16 Mei 2013 05.49 mengatakan...

cakeeep

Poskan Komentar

 

ISN Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting